Category: BERANDA

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain

Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Bengkulu (2/4)

Bertempat di Ruang Pola Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas KP yang diwakili oleh Kepala Bidang Budidaya dan P2HP, Kepala UPTD PPP Pulau Baai, Kepala UPTD Balai Pengembangan Perikanan Budidaya serta pengujian dan penerapan mutu hasil perikanan dan Kasubbag Keuangan mengikuti acara Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Bengkulu (2/4). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, S.Sos., M.Kes didampingi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Darjana, Direktur Bisnis Bank Bengkulu Iswahyudi, Kepala BPKD Provinsi Bengkulu Dr. Haryadi, SPd., MM, M.Si dan dihadiri seluruh OPD lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam sambutanya Sekretaris Daerah menyampaikan tuntutan digitalisasi tidak bisa dihindari, sehingga setiap OPD harus dapat beradaptasi dengan perubahan untuk efesiensi dan menghindari kebocoran-kebocoran PAD dan Retribusi sehingga berdampak baik kepada pelayanan masyarakat. Sementara Direktur Bisnis Bank Bengkulu menyampaikan pentingnya TP2DD diantaranya untuk Optimalisasi PAD dan Retribusi Daerah, memperbaiki tata kelola serta mengurangi transaksi uang tunai yg memiliki beberapa kelemahan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu menyampaikan Index E-TPD pada Provinsi Bengkulu terdapat 7 Kabupaten/Kota yang tergolong Digital dan 4 tergolong Maju, untuk Provinsi Bengkulu mecapai Score 83,1 % tergolong digital. Beliau berharap untuk kabupaten/kota yang belum tergolong digital dapat meningkatkan capaian tersebut serta yang sudah tergolong digital dapat mempertahankannya.

SILAHTURAHMI GUBERNUR BENGKULU BERSAMA NELAYAN

DKP Provinsi Bengkulu menggelar acara Silaturahmi Gubernur Bengkulu bersama warga Kampung Nelayan Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Sekaligus meninjau program penataan kawasan kampung nelayan (8/2/2024). Provinsi Bengkulu mengalokasi anggaran APBD Tahun 2024 sebesar Rp200 juta untuk pengadaan pembelian alat tangkap semi modern di daerah ini. Sebelumnya, pada Desember 2023 DKP Provinsi telah menyerahkan bantuan alat tangkap semi modern dan sekaligus mensosialisasikan alat tangkap ramah lingkungan. Dalam kegiatan ini, Gubernur menyerahkan Kartu Kusuka dan SIUP (Surat Izin Usaha Perikanan) bagi para pelaku usaha serta mengunjungi stand UMKM olahan perikanan.

PEMPROV BENGKULU BAGIKAN 1.500 KG IKAN GRATIS PADA RANGKAIAN HARI NUSANTARA 2023

Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikaan (DKP) Provinsi Bengkulu menggelar Hari Nusantara tahun 2023 di halaman kantor DKP Provinsi Bengkulu, Rabu (13/12). Peringatan Hari Nusantara tahun 2023 dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat. Salah satunya Lomba Masak Ikan.Selain itu juga dilakukan penyerahan bantuan peralatan, sembako kepada masyarakat serta pembagian ikan secara gratis. Sebanyak 1500 kilogram (1,5 ton) ikan segar dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir dalam memeriahkan acara Hari Nusantara tersebut. “Kita memperingati Hari Nusantara dalam suasana yang sangat menyenangkan terutama kita melaksanakan lomba masakan serba ikan antar kabupaten/kota Bengkulu. Kita juga membagikan ikan laut biar masyarakat menikmatinya hasil dari alam Bengkulu, bagi ikan secara gratis. Adapun Ikan yang kita bagikan hari ini 1.5 ton,” tutur Gubenur Rohidin Mersyah, usai membuka acara. Di samping itu, Gubernur Rohidin mengatakan, untuk mengelola sumber daya kelautan dan perikanan perlu dipersiapkan sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia yang handal.Untuk itu, Gubernur Rohidin meminta agar DKP Provinsi, kabupaten/kota untuk menyiapkan program penyediaan alat tangkap yang ramah lingkungan serta pelabuhan tangkapan yang layak untuk nelayan. “Itu menjadi poin yang penting.Untuk itu, tahun ini telah kita bangun Pelabuhan Nusantara Ikan Laut di Kabupaten Seluma dan InsyaAllah tahun 2024 nanti bisa digunakan,” tegasnya.Untuk pembagian ikan gratis kepada masyakarat, jelas Syafriandi, dari DKP Provinsi Bengkulu dan dibantu oleh pengusaha ikan yang ada di Kota Bengkulu dan dibagikan semua kepada masyakarat yang datang.”Sehingga ikan tadi kita bagikan 1,5 ton untuk masyarakat yang hadir pada hari peringatan Hari Nusantara 2023. Mereka menghormati Hari Nusantara maka kita menghormati mereka dengan membagikan ikan secara gratis,” demikian ujar Syafriandi (@mediacenterbkl)

TEBAR NENER BANDENG DI TAMBAK PERCONTOHAN

Rabu,06 Desember 2023 Kadis Kelautan dan Perikanan, Syafriandi, SE,ST,M.Si melakukan kegiatan penebaran nener ikan bandeng pada tambak percontohan UPTD PBILP (Pengembangan Budidaya Ikan Laut dan Payau) yang berlokasi di Jl.Citanduy Lingkar Barat kota Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan percontohan dan edukasi kepada masyarakat pembudidaya ikan khusus untuk pembudidayaan ikan payau. Jenis ikan payau yang diujicobakan berupa ikan bandeng yang secara teknis cocok untuk dibudidayakan pada tambak percontohan yang ada pada UPTD PBILP tersebut. Nener ikan bandeng yang diujicobakan sebanyak 70.000 ekor yang dibudidayakan selama 3-4 bulan ke depan yaitu antara bulan Desember 2025 s. d Maret 2024. Harapannya setelah pemeliharaan nantinya diharapkan akan panen dengan ukuran 10-12 ekor per kg.

SILAHTURAHMI GUBERNUR BENGKULU BERSAMA PETAMBAK SE-PROVINSI BENGKULU

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hadiri acara Silahturahmi bersama Petambak Udang Se-Provinsi Bengkulu di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat 27 Oktober 2023. Turut hadir Asisten II, Kadis PMPTSP, Satwas PSDKP Bengkulu, Tim dari LPSPL Serang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab/Kota dan SCI (Shrimp Club Indonesia) Bengkulu. 37 Petambak Se-Provinsi Bengkulu hadir dalam silahturahmi di sambut langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Syafriandi. “Alhamdulillah 37 petambak hadir, 29 dari Kaur, 1 dari seluma, 7 dari bengkulu utara dan bengkulu tengah”. Lebih lanjut Syafriandi menyampaikan 4 hal penting terkait kegiatan budidaya udang di Provinsi Bengkulu. Pertama, terkait perizinan usaha, kedua harapan agar udang vaname ini kedepannya bisa dikirim melalui bengkulu lewat pelabuhan pulau bai, ketiga DKP Provinsi mengajak petambak untuk berinovasi, keempat DKP Provinsi dan SCI Bengkulu dapat berkolaborasi. Sehingga tercapai tujuan bersama yaitu aman dan nyaman. Ketua SCI Bengkulu Soleman Lullulangi berharap kerjasama yang baik dengan Pemerintah, khususnya dalam hal pengawasan dan pembinaan. Terlebih dalam pembinaan, dikarenakan kondisi tambak banyak terserang penyakit. Lebih lanjut beliau menyampaikan agar perizinan dapat dipermudah dan diberikan pembinaan. Sehingga dapat mendatangkan investor yang lebih banyak dan memberikan kontribusi pembangunan untuk Provinsi Bengkulu. Pada kesempatan ini Gubernur Bengkulu menyampaikan,”Mulai hari ini, kita selesaikan serempak bersama. Perizinan petambak yang belum tuntas diselesaikan. Kolaborasi dengan dinas teknis dan dinas perizinan kab/kota untuk sama-sama menyelesaikan terkait Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut”.Terkait kondisi tambak yang sedang mengalami kendala penyakit, Gubernur menghimbau untuk mulai memetakan penyakit yang sering menyerang udang budidaya dan jenis obat-obatan yang diperbolehkan. Sehingga dapat diberikan pendampingan konsultan penyakit. “Kita harus gagas dan komitmen bersama. Untuk mengelola dan berusaha secara produktif, sehingga usaha ini menguntungkan dan dapat menggerakan ekonomi Bengkulu”, lanjutnya.

Senin 9 Oktober 2023,Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di dampingin Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, DPRD Provinsi, Kepala Dinas Perikanan Kab. Seluma, Kepala Dinas Perikanan Kab. Mukomuko dan Para pejabat dilingkup DKP Provinsi Bengkulu menghadiri acara Penyerahan Bantuan bagi KUB Nelayan dan Pokdakan di Provinsi Bengkulu. Bantuan bagi masyarakat kelautan dan perikanan di Provinsi Bengkulu ini sebagai stimulan untuk memacu semangat para nelayan dan pembudidaya ikan (Pokdakan).Jenis Bantuan yang diserahkan Tahun 2023 ini berupa mesin pakan, mesin kapal ketinting, GPS Kapal, Badan Hukum Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan Perlengkapan Kelompok Pengawas Perikanan (Pokmaswas). Syafriandi dalam sambutannya mengungkapkan ,”Seluruh nelayan agar jiwa dagangnya dikurangi, jangan sampai hari ini dapat mesin sore nanti dicairkan (dijual), kami menghimbau agar ini tidak terjadi lagi, pakailah mesin ini untuk kesejahteraan kita, pemerintah membantu untuk mensejahterakan masyarakat bukan membantu mesin ini untuk diperjual belikan.” Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan,”Saya berharap dengan adanya progam bantuan, agar dapat dievaluasi secara berkala 6 bulan atau setahun sekali. Dilakukan kunjungan sejauh mana peralatan yang kita salurkan kepada masyarat nelayan dimanfaatkan dengan baik” Gubernur menginstruksikan program ini agar terus berlanjut pemerataan kepada kelompok-kelompok nelayan. Informasi terkait pengajuan administrasi progam disampaikan dan diberi penjelasan terkait prosedur pengajuannya. Sehingga seluruh nelayan dapat merasakan manfaatnya. Terakhir Gubernur menyampaikan,”Saya berharap di tahun 2024 Pelabuhan Nelayan di Kabupaten Seluma dapat segera difungsikan dengan baik persiapan alat tangkapnya dan pengolahan hasil tangkapan”.

admin

Kamis 7 September 2023 Bidang Pengelolaan Ruang Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu melaksanakan identifikasi dan pendataan KKPRL di Pulau Tikus, Bengkulu. Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan ruang laut (KKPRL) adalah suatu proses yang kewenangannya dimiliki oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menentukan penggunaan dan pengelolaan ruang laut sesuai dengan berbagai aspek seperti ekologi, sosial, ekonomi, dan keamanan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pemanfaatan ruang laut di Indonesia dilakukan secara berkelanjutan, efisien, dan sesuai dengan kepentingan nasional. KKPRL melibatkan analisis, perencanaan, dan pengawasan terhadap aktivitas-aktivitas yang terkait dengan laut, seperti perikanan, pariwisata, transportasi, dan lainnya, untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan mendukung sektor-sektor ekonomi yang bergantung pada sumber daya laut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Bidang Pengelolaan ruang laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu bersama Kepala Bidang PRL Deddy Erlando, SP.MM, Subkoordinator Jasa Kelautan Herlitasari, S.Pi,M.Ling, Tim LPSPL Serang Muamar Mujab, ST di pulau tikus. Tujuannya untuk mendata dan identifikasi kegiatan yang memanfaatkan ruang laut, salah satu nya spot wisata bahari yang dikelola oleh perusahaan travel 3 putra berupa spot buat snorkling dan juga transplantasi terumbu karang oleh kelompok latun.