Author: admin

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain

SILAHTURAHMI GUBERNUR BENGKULU BERSAMA PETAMBAK SE-PROVINSI BENGKULU

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hadiri acara Silahturahmi bersama Petambak Udang Se-Provinsi Bengkulu di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat 27 Oktober 2023. Turut hadir Asisten II, Kadis PMPTSP, Satwas PSDKP Bengkulu, Tim dari LPSPL Serang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab/Kota dan SCI (Shrimp Club Indonesia) Bengkulu. 37 Petambak Se-Provinsi Bengkulu hadir dalam silahturahmi di sambut langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Syafriandi. “Alhamdulillah 37 petambak hadir, 29 dari Kaur, 1 dari seluma, 7 dari bengkulu utara dan bengkulu tengah”. Lebih lanjut Syafriandi menyampaikan 4 hal penting terkait kegiatan budidaya udang di Provinsi Bengkulu. Pertama, terkait perizinan usaha, kedua harapan agar udang vaname ini kedepannya bisa dikirim melalui bengkulu lewat pelabuhan pulau bai, ketiga DKP Provinsi mengajak petambak untuk berinovasi, keempat DKP Provinsi dan SCI Bengkulu dapat berkolaborasi. Sehingga tercapai tujuan bersama yaitu aman dan nyaman. Ketua SCI Bengkulu Soleman Lullulangi berharap kerjasama yang baik dengan Pemerintah, khususnya dalam hal pengawasan dan pembinaan. Terlebih dalam pembinaan, dikarenakan kondisi tambak banyak terserang penyakit. Lebih lanjut beliau menyampaikan agar perizinan dapat dipermudah dan diberikan pembinaan. Sehingga dapat mendatangkan investor yang lebih banyak dan memberikan kontribusi pembangunan untuk Provinsi Bengkulu. Pada kesempatan ini Gubernur Bengkulu menyampaikan,”Mulai hari ini, kita selesaikan serempak bersama. Perizinan petambak yang belum tuntas diselesaikan. Kolaborasi dengan dinas teknis dan dinas perizinan kab/kota untuk sama-sama menyelesaikan terkait Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut”.Terkait kondisi tambak yang sedang mengalami kendala penyakit, Gubernur menghimbau untuk mulai memetakan penyakit yang sering menyerang udang budidaya dan jenis obat-obatan yang diperbolehkan. Sehingga dapat diberikan pendampingan konsultan penyakit. “Kita harus gagas dan komitmen bersama. Untuk mengelola dan berusaha secara produktif, sehingga usaha ini menguntungkan dan dapat menggerakan ekonomi Bengkulu”, lanjutnya.

Senin 9 Oktober 2023,Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di dampingin Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, DPRD Provinsi, Kepala Dinas Perikanan Kab. Seluma, Kepala Dinas Perikanan Kab. Mukomuko dan Para pejabat dilingkup DKP Provinsi Bengkulu menghadiri acara Penyerahan Bantuan bagi KUB Nelayan dan Pokdakan di Provinsi Bengkulu. Bantuan bagi masyarakat kelautan dan perikanan di Provinsi Bengkulu ini sebagai stimulan untuk memacu semangat para nelayan dan pembudidaya ikan (Pokdakan).Jenis Bantuan yang diserahkan Tahun 2023 ini berupa mesin pakan, mesin kapal ketinting, GPS Kapal, Badan Hukum Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan Perlengkapan Kelompok Pengawas Perikanan (Pokmaswas). Syafriandi dalam sambutannya mengungkapkan ,”Seluruh nelayan agar jiwa dagangnya dikurangi, jangan sampai hari ini dapat mesin sore nanti dicairkan (dijual), kami menghimbau agar ini tidak terjadi lagi, pakailah mesin ini untuk kesejahteraan kita, pemerintah membantu untuk mensejahterakan masyarakat bukan membantu mesin ini untuk diperjual belikan.” Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan,”Saya berharap dengan adanya progam bantuan, agar dapat dievaluasi secara berkala 6 bulan atau setahun sekali. Dilakukan kunjungan sejauh mana peralatan yang kita salurkan kepada masyarat nelayan dimanfaatkan dengan baik” Gubernur menginstruksikan program ini agar terus berlanjut pemerataan kepada kelompok-kelompok nelayan. Informasi terkait pengajuan administrasi progam disampaikan dan diberi penjelasan terkait prosedur pengajuannya. Sehingga seluruh nelayan dapat merasakan manfaatnya. Terakhir Gubernur menyampaikan,”Saya berharap di tahun 2024 Pelabuhan Nelayan di Kabupaten Seluma dapat segera difungsikan dengan baik persiapan alat tangkapnya dan pengolahan hasil tangkapan”.

admin

Kamis 7 September 2023 Bidang Pengelolaan Ruang Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu melaksanakan identifikasi dan pendataan KKPRL di Pulau Tikus, Bengkulu. Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan ruang laut (KKPRL) adalah suatu proses yang kewenangannya dimiliki oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menentukan penggunaan dan pengelolaan ruang laut sesuai dengan berbagai aspek seperti ekologi, sosial, ekonomi, dan keamanan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pemanfaatan ruang laut di Indonesia dilakukan secara berkelanjutan, efisien, dan sesuai dengan kepentingan nasional. KKPRL melibatkan analisis, perencanaan, dan pengawasan terhadap aktivitas-aktivitas yang terkait dengan laut, seperti perikanan, pariwisata, transportasi, dan lainnya, untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan mendukung sektor-sektor ekonomi yang bergantung pada sumber daya laut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Bidang Pengelolaan ruang laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu bersama Kepala Bidang PRL Deddy Erlando, SP.MM, Subkoordinator Jasa Kelautan Herlitasari, S.Pi,M.Ling, Tim LPSPL Serang Muamar Mujab, ST di pulau tikus. Tujuannya untuk mendata dan identifikasi kegiatan yang memanfaatkan ruang laut, salah satu nya spot wisata bahari yang dikelola oleh perusahaan travel 3 putra berupa spot buat snorkling dan juga transplantasi terumbu karang oleh kelompok latun.

admin

Selasa, 22 Agustus 2023 Bertempat di Kantor Pelabuhan Perikanan Pantai (P3) Pulau Baai Kota Bengkulu telah dilaksanakan Rapat Terbuka Tim Analisa Alat Tangkap Ramah Lingkungan Provinsi Bengkulu yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Syafriandi,SE,ST,M.Si dan dihadiri Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S (Staf Khusus KKP RI), Hudring, S.St.Pi., M.Si (Tim Ditjen Perikanan Tangkap KKP RI),Yazid Zaini, S.T(Tim Ditjen Perikanan Tangkap KKP), Ir. Zamdial, M.Si (Universitas Bengkulu), Letda Laut (S) Sigit Adi S (Lanal Bengkulu), AKP Mufti Arifianto (Dit Intelkam Polda Bengkulu),AKP Edi Suprianto, SE (Kasat Intelkam Polres Bengkulu Utara) serta Febri Adiansyah, S.St.Pi (Satuan PSDKP Bengkulu). Tindak lanjut hasil kajian tim dilapangan, dengan hasil sebagai berikut : Hari kamis ba’da ashar (15.30 WIB) sampai dengan Jumat ba’da Jum’atan (14.30 WIB) tidak boleh melaut Pembagian Zonasi memperhatikan jarak antara nelayan semi modern dan nelayan tradisional Modifikasi mata jaring bagian kantong bentuk diamond (ketupat) menjadi bentuk kotak/ squarmesh (2 inch) atau lebih Tidak boleh menggunakan rantai pengejut Kesepakatan ini untuk dipatuhi dan ditindaklanjuti paling lama bulan Desember 2023

SOSIALISASI PENGEMBANGAN EDU-EKOWISATA GOLDEN TRIANGLE DAN TRANSPLANTASI TERUMBU KARANG DI PULAU TIKUS

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi, SE., ST., M.Si membuka acara Sosialisasi Pengembangan Edu-Ekowisata Golden Triangle dan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Tikus yang di selenggaran oleh LATUN dan PLN Peduli (28/7). Syafriandi sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dapat memberikan manfaat dan edukasi kepada nelayan dan masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem laut. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan tentang permasalahan kelangkaan ikan saat ini. Untuk mengatasi  hal tersebut, maka akan dibuat program penggunaan rumpon selain adanya kegiatan transplantasi terumbu karang. Rumpon merupakan alat bantu pengumpul ikan yang menggunakan berbagai bentuk dan jenis pengikat/atraktor dari benda padat, berfungsi untuk memikat ikan agar berkumpul, yang dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasi penangkapan ikan. Pemprov bengkulu melalui DKP  tahun 2024 akan mengadakan program pembuatan rumpoh di 7 kabupaten 1 kota.DKP bersama PSDKP akan mengaktifkan kembali Pokmaswas untuk mengatur penempatan rumpon agar tidak merusak ekologi laut dan ramah lingkungan. Pokmaswas nantinya juga akan mengawasi penggunaan dan keberadaan rumpon agar tidak hilang serta termanfaatkan dengan baik. Pada kesempatan ini beliau juga menyampaikan, “Tahun 2024 akan di bangun Graha Nelayan di Kantor DKP Provinsi Bengkulu yang mana nantinya pada hari jumat nelayan boleh datang berkunjung”. Diharapkan dengan diberikannya bantuan kepada nelayan maka akan dapat meningkatkan kesejahtraan dan perekonomian nelayan tersebut.

LAJU KEMUNDURAN MUTU IKAN LELE (Clarias sp) PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH CHILLING.

Venny Yuliastri, SPi.M.Si Jurnal INOVASI BAPPEDAVolume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020, hal 19– 34 ABSTRAK : Kemunduran mutu ikan lele (clarias sp) berlangsung dalam waktu sangat cepat, dibutuhkan penanganan yang dapat menghambat proses pembusukan. Suhu chilling biasanya digunakan untuk menghambat pembusukan ikan. Suhu chilling adalah proses mendinginkan ikan atau produk perikanan dengan suhu mendekati titik leleh es (0oC). Proses ini bertujuan untuk memperpanjang daya simpan ikan melalui penghambatan reaksi enzimatis dan aktivitas bakteri serta proses fisika kimia yang dapat mempengaruhi kualitas ikan. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menentukan laju penurunan kualitas ikan lele fase prakekakuan, kekakuan, dan pasca kekakuan selama penyimpanan suhu dingin. Nilai proksimat ikan lele untuk protein, kadar air, kadar abu, lemak dan karbohidrat adalah 2,94%,77,78%, 1,35%,0,95%,16,96%. Hasil pengujian pH meningkat dari 6,61 menjadi 6,81. Nilai TVB dari Lele bervariasi dari 14,18 mg N/100g sampai dengan 739,2 mg N/100g. Nilai TPC dari 0,95×105 koloni/g sampai dengan 55×105 koloni/g. Penyimpanan ikan Lele dengan suhu dingin dapat mempengaruhi laju kemunduran mutunya karena dengan suhu rendah dapat menghambat aktivitas mikrobiologi, biokimia dan enzimatis.

admin

KADIS KP PROV BENGKULU HADIRI LOKAKARYA NASIONAL KEMENKOMARVES

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Bengkulu menghadiri Lokakarya Nasional Penyusunan Desain dan Mekanisme Pengelolaan Program Blue Halo S di Jakarta 8 Maret 2023. Lokakarya ini terlaksana tindak lanjut dari Komitmen Pemerintah Indonesia Pada KTT G20 Dibulan November 2022 dalam rangka mendukung pembiayaan multilateral dan investasi ekonomi biru untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan perlindungan dan pemulihansumber daya alam maritim. Berkenaan dengan hal tersebut pemerintah meluncurkan Project “BLUE HALO S” , sebuah inisiatif pengelolaan konservasi sumber daya alam kelautan dan perikanan. Blue Halo S bertujuan mengaktifkan integritas dua elemen pengelolaan kelautan yaitu perlindungan lingkungan dan produksi ekonomi ( Proteksi- Produksi). Lokakarya turut dihadiri perwakilan beberapa Kedutaan Besar Negara Sahabat yang tergabung di G20 serta perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia. Peserta dari beberapa Dirjen di lingkup Kementerian kelautan dan Perikanan RI serta Stake Holder serta akademis peserta Konsorium Abt Associate. Acara Pembukaan langsung di buka oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ( Kemenkomarves).Pada sesi agenda lokakarya Nasional Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi, SE,ST,M.Si hadir serta memberikan pemamparan mengenai pengelolaan Konservasi Alam dan Perikanan diwilayah laut dan Pantai Provinsi Bengkulu dan dilanjuti juga oleh peserta consorium yang hadir baik offline dan online. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Output Pengelolaan sumber daya alam kelautan perikanan melalui konservasiekosistem laut terpadu dapat bertujuan menghasilkan pembangunan ekonomi laut yangberkelanjutan serta tercapai perlindunngan pemulihan Rehabilitasi Karbon Biru untukMelestarikan 30 % Perairan teritorial pada Tahun 2045.

admin

PEJABAT DKP PROV BENGKULU TANDA TANGAN PERKIN 2023

Rabu, 22 Februari 2023, Jajaran Pejabat Eselon II, II, IV dan Subkoordinator lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu digelar acara Pendantanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2023 yang bertempat diruang Rapat DKP Provinsi Bengkulu. Acara penandatanganan Perkin dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs. H. Hamka Sabri, M.Si. Dengan telah ditandanganinya Perkin Tahun 2023 ini diharapkan Para Pejabat lingkup DKP Provinsi Bengkulu dapat bekerja maksimal dan sesuai target kinerja sehingga mampu membawa sektor Kelautan dan Perikanan menjadi lebih maju dan sejahtera.

admin

GUBERNUR BENGKULU HADIRI PELANTIKAN DAN PENGUKUHAN DPD-IPKANI PROVINSI BENGKULU

Kamis, 9 Februari 2023, Gubernur Bengkulu DR.H.Rohidin Mersyah menghadiri pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (DPD IPKANI) Provinsi Bengkulu masa bakti 2022-2026 dan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyuluh Perikanan Se-Provinsi Bengkulu di Gedung Serba Guna Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam arahannya sekaligus membuka acara ini Gubernur Bengkulu menyampaikan penyuluh perikanan itu harus mampu mengubah pola pikir dan konsepsi dari masyarakat kelautan dan perikanan. Penyuluh Perikanan harus mencintai profesi yang dijalani. Acara turut dihadiri Asisten II Ir. H. Fachriza,M.M, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi,SE,ST,M.Si, Ketua Umum DPP IPKANI Pusat/Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, DR. Ir. Herman Khaeron, M.Si, Sekjend DPP IPKANI, Ahmad Sobari, S.St.Pi, Kepala BRPPUPP-Palembang, Rezki Antoni. S.Kel, Tim Pakar DPP IPKANI, (Kepala BKIPM 2016-2022), Dr. Ir. Rina, M.Si, Kepala BKIPM Bengkulu Sugeng Prayoga SP, M.Si, Satuan PSDKP Bengkulu, Pengurus ISPIKANI Provinsi Bengkulu dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu. “Tahun 2023 ini, kita harapkan penyuluh perikanan untuk meningkatkan kelas-kelas kelompok perikanan yg sudah ada dan membina nelayan kita menjadi lebih sejahtera dan maju. ” ungkap Kepala DKP Provinsi Bengkulu dalam sambutannya. Ketua Umum DPP IPKANI Pusat DR. Ir. Herman Khaeron, M.Si melantik secara langsung Kepengurusan DPD-IPKANI Provinsi Bengkulu masa bakti 2022-2026 yang di ketuai oleh Rahadian Harrydewanto,S.St.Pi, M.Si beserta seluruh pengurus. “Kami Dinas Kelautan dan Perikanan ada dsni adalah bentuk suport penuh pada penyuluh perikanan, dan siap bersinergi antara penyuluh perikanan dan seluruh dinas kabupaten/kota. Sama-sama kita berjuang, Penyuluh Perikanan harus lebih maju” ujar Kadis Kelautan dan Perikanan sembari menutup acara. Semoga IPKANI dan penyuluh perikanan dapat bekerja dengan baik, sesuai tugas dan fungsi untuk terus mendampingi dan membina masyarakat kelautan dan perikanan baik pembudidaya, nelayan, unit pengolah perikanan se-Provinsi Bengkulu sehingga menjadi lebih sejahtera dan maju.